Menikmati keindahan surga dunia diloloda Halmahera Barat
LIBUR Lebaran asyiknya menjelajah alam Indonesia yang sudah terkenal keindahan dan keeksotisannya. Bila Anda belum memiliki rencana untuk berlibur, melancongi Kepulauan Maluku patut Anda coba.
Salah satunya Provinsi Maluku Utara, di sana ada sebuah daerah yang berada di Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, yang memiliki pesona alam mirip dengan Raja Ampat, Provinsi Papua. Untuk dapat menyambangi Loloda, para pengunjung harus menumpang kapal cepat yang tersedia di Pelabuhan Spit Jailolo agar bisa tiba di Dermaga Kedi, Kecamatan Loloda.
Spot yang dimiliki Loloda sekaligus sebagai pembuka perjalanan ialah Pulau Sosota. Untuk bisa mencapai pulau ini, wisatawan harus menumpang perahu bermesin 15 dan 40 PK yang sudah disiapkan warga Loloda
Saat berkunjung diwisata loloda libur lebaran pada 31/05/2020 pukul 08:00 (WIb) pagi hari. jarak tempuh yang cukup lama memakan waktu hingga 4 jam ini terbayar ketika berada di pulau kecil yang berukuran kurang lebih 10 hektar yang ditumbuhi rumput ilalang yang begitu indah sehingga membuat para pengunjung tidak sabar untuk berfoto ria, serta menyaksikan keagungan Tuhan lewat alam ciptaannya yang indah, ujar salah satu pengunjung wisata loloda pemuda yang berusia 24 tahun (rid)"asal tobelo, saya sangat bahagia ketika saya sampai dan berada di tengah-tengah keindahan yang berada di loloda ini, saya begitu bahagia Karan bisa berada di sini menyaksikan akan keindahan ciptaan NYA.
Tidak cukup sampai di situ saja keindahan wisata loloda lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah Air Terjun Kahatola. Air terjun kahatola ini memiliki keunikan tersendiri, air terjun yang oleh warga Loloda dinamai Air Terjun Pengantin, airnya mengalir disela-sela bebatuan dan langsung terjempas jatuh ke laut.
Sementara di spot lainnya yakni Tebing Mariporoco, perahu-perahun kecil yang ditumpangi wisatawan tidak bisa menyentuh sisi batuan, alhasil keindahan tebing hanya bisa dinikmati dari jauh tanpa bisa disentuh atau dipijak. Hal tersebut terpaksa harus dilakukan karena arus laut dilokasi bebatuan bertebing curam tinggi itu kurang bersahabat, sehingga para wisatawan hanya bisa menikmati keindahan bebatuan karts dari atas perahu.